Skip to main content

what a great day (2)

oke, gue lanjutin cerita di hari senin kemaren yang sempet tertunda 1 hari hehe :)
setelah gue sempet komentar mengenai keadaan "rumah" baru Rofi, akhirnya kita (gue, Henny, Ami, Niwa, Memed, Meka) nabur bunga mawar dan nyiram air mawar yang kita beli di pasar seberang makam. hmmm terlihat lebih adem banget makam Rofi saat itu setelah kita datengin, kalo liat keadaan makam nya sih jadi pengen kesana tiap hari, ngerawat makam nya, tapi apa daya -.-
setelah kita berdoa dan "curhat" sedikit sama Rofi (hehe), kita pun segera pulang, namun ternyata si Maple, Ahlam, Agus mau dateng nyusul. pengen di tungguin tapi gue, Ami, Henny, Meka udah keburu laper haha yaudah akhirnya kita berpisah, Memed nungguin Agus di mobilnya Niwa. gue, Ami, Henny, Meka makan di PTC (untuk pertama kalinya gue menginjakkan kaki di mall ini haha). lalu lalang bingung mau makan dimana, ngga ada KFC ataupun MCD, cuma ada AW sama hokben, si Ami sok-sok-an ngga mau makan hokben haha yaudah lah kita makan AW aja.
makan makan makan, ngga lama Maple, Memed, Agus dateng nyusul kita di AW. oke makin rame nih makannya, saling bersendau gurau lalalalala, ngomongin music camp, MB, kuliah, dll. terus si Henny cerita gimana awal perkenalannya dulu sama Rofi, ihiy so sweet banget, ngga nyangka ternyata Rofi bisa romantis juga sama Henny hehe ah iri gue Hen, coba lo ngga pacaran sama Rofi, gue pacarin deh itu si Rofi haha bercanda deng, bahkan gue baru kenal sama Rofi belum ada setahun serasa udah kenal bertahun-tahun (hmm #rofiinmemoriam), eits tapi disini kita semua mengenang Rofi dengan senyuman dan canda tawa lho, tenang aja Rof, kita udah ikhlas kok, toh lo juga udah tenang dan bahagia kan disana, jadi kita yang masih di dunia akan lebih bahagia lagi :) gue percaya lo pasti disana selalu ngelihat dan ngawasin kita kan? hehe. gue tau lo akan selalu menghibur gue dan semuanya dengan cara lo yang ngga kita ketahui.
oke, saat ngenang Rofi nya selesai, makan pun selesai, ngga lama Ahlam dateng, jauh-jauh dari Bogor, bela-belain buat ketemu sama kita semua hehe. kita pun segera shalat dzuhur, Memed sama Agus tetep stay di AW karna mereka baru mulai makan.
shalat selesai, balik lagi ke AW, masih ada Memed sama Agus, ngobrol bentar, eh mereka langsung balik. gue sama yang lain ngga mungkin langsung balik gitu aja lah haha.
bingung, labil, galau -.-
keluar PTC, Ahlam ternyata belum ke makam Rofi, yaudah akhirnya kita pun balik lagi ke kesana, kebetulan deh, gue masih kangen banget sama Rofi, sekalian nemenin Ahlam, sekalian gue "curhat" lagi sama Rofi hehe.
sampai di makam, berdoa dan ngobrol lalala lilili, selesai, pulang lah kita, engga pulang sih tapi masih memikirkan akan kemana lagi kah kita saat itu, kita pikirin di pinggir jalan, depan warung, ada 3 option saat itu, ke Kelapa Gading, MM, atau rumah Ami, tadaaa suara terbanyak adalah ke Kelapa Gading haha yaudah kita kesana, eh tunggu, tapi kita sama sekali ngga tau angkot apa yang ke arah sana, *triiing Ahlam pun punya seribu akal, dia sms temennya, nanya angkot ke Kelapa Gading, *tutut tutut sms pun di bales, akhirnya kita tahu akan kesana naik apa.
saat di perjalanan...
si Ahlam coba-coba nebak sifat kita-kita lewat garis tangan sama bentuk muka (sok banget peramal lo lam haha dasar mami Arab paling gahul, beda deh emang), tau-tau udah nyampe di depan Kelapa Gading, jeng jeng, kita pun belum nyiapin ongkos angkot, toing toing, buru-buru lah kita keluarin uang itu zzz.
sampai di dalem mall, brrr adem bener! bukannya norak tapi di luar sana tuh emang panas banget lho.
trus kita naik eskalator menuju 21 La Piazza, yeah, kita memutuskan untuk nonton, nonton apa? nonton sekuel kedua Merah Putih, Darah Garuda, sengaja emang sekalian mendalami tema GPMB MBUI tahun ini, ahey!
di dalem bioskop, kita yang terlihat paling berisik, apalagi si Meka, ngomongnya serasa pake mic haha. keren abis coy film nya! efeknya dapet banget. (buat yg belum nonton, mesti nonton *lho kok jadi promosi, whatever)
selesai nonton, kita shalat ashar dulu trus makan, makan lagi? ya kita makan lagi haha. kali ini makan hokben, si Ami akhirnya mau juga di ajakin makan hokben biar udah bosen juga. ngantrinya booo, rame gila, tapi demi perut yang kelaparan, kita rela nungguin antrian yang panjang itu.
selesai makan, kita shalat maghrib, selesai shalat maghrib, kita jalan-jalaaaaan :D
jalan-jalan kemana? ke kids station, si Ami ngerengek-rengek pengen beli tamagochi, bingung dia, "bagusan yang mana nih? yang ini apa yang ini?" bagusan ngga beli Mi hahaha. akhirnya dia pun memilih tamagochi berwarna hitam seharga 200 berapa gitu, diskon jadi cuma 125ribu aja (aja hmm tidak, itu termasuk mahal lho untuk seharga mainan). oia, di sela-sela Ami milih-milih tamagochi dan sibuk membayar di kasir, gue, Ahlam, Henny, Maple, Meka malah asyik foto-foto di pojok tempat boneka hahaha itung-itung hiburan lah ya :)
kemana lagi kita? ke petratoys. yap! toko mainan lagi. ngga jauh dari kids station. kali ini si Meka yang sibuk milih-milih boneka, tetep ya yang lain sibuk foto-foto, apalagi si Mami, sibuk banget, ih riweh deh haha.
Meka beli boneka anjing gitu, ih sumpah lucu banget, bulunya halus banget *ngga penting haha finally we called her new doll is UNYU haha unyu, ya unyu, entah Ami atau Ahlam, saat itu ada yang bilang kalo unyu itu ternyata berasal dari bahasa latin yang artinya anjing. apaaa? whaaat? hahaha tertawa heboh lah kita semua.
terakhir kita ke semacem carefour gitu (tapi gue lupa apa namanya haha) buat beli minuman.
selesai sudah petualangan kita semua di Kelapa Gading saat itu, duit pun juga udah abis-abisan, pulang lah kita ke rumah.
keluar dari Mall Kelapa Gading, naik angkot ke arah Rawamangun, di angkot tetep ya kita foto-foto ngga jelas (kali ini bareng si unyu). sesampainya, Ami, Henny, Maple naik angkot lagi ke arah Kp. Melayu, gue, Ahlam, Meka tetep stay di tempat karna mesti nungguin angkot "gue" dateng, cukup lama, hampir 15 menitan akhirnya angkot "gue" pun datang. tinggallah Ahlam dan Meka disana menunggu angkot yang akan mereka tumpangi.
di dalem angkot, gue dengan kondisi was-was dan takut, ini gue mau di bawa kemana, akan turun dimana, cemas dan terus cemas karna baru kali itu naik angkot dari daerah yang gue ngga kenal sampai di tempat tujuan turun gue (cukup jauh emang), sampai semua penumpang udah pada turun, tinggallah gue seorang diri, wuah makin ngga enak aja perasaan gue saat itu, untungnya supir angkotnya baik, yang tadinya gue harus turun di suatu tempat dan akan nyambung naik angkot lagi tapi supir angkot itu akan mengantarkan gue sampai tujuan gue. oke, sampai lah gue.

♥ that are many reason why i really really love that day. that's why at the moment what a great day. full smile and laughing :))

Comments

Popular posts from this blog

Agustus, untuk Harapan yang Tak Pernah Putus

  Welcome Agustus!!! Kenapa aku begitu semangat sekali menyambut bulan Agustus? Karena ini adalah bulan kelahiranku, dimana aku harus selalu bersyukur atas nikmat dan karunia yang Allah berikan untukku karena aku masih diberikan kesehatan dan umur panjang sampai hari ini. Sungguh, nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan? Dari banyaknya kesalahan dan kekhilafan kita, tapi Allah masih tetap memberikan nikmatnya untuk kita, tapi Allah masih sayang sama hamba-hamba Nya, tapi Allah selalu memaafkan dan mengampuni semua dosa-dosa kita. Agustus, untuk harapan yang tak pernah putus. Percaya nggak? Kalau kita mengulang doa-doa yang sama setiap hari setiap waktu, itu seperti seseorang yang mengayuh sepedanya untuk bisa sampai ke tempat tujuan akhirnya. Begitulah seperti doa. Jangan pernah lelah berdoa dan mengulang doa-doa yang sama. Jangan pernah malu sama Allah kalau kita punya banyak permintaan, keinginan, dan harapan. Tapi malulah kalau kita sebagai hamba Allah yang tidak berdaya ini ti...

A Day To Remember #6 - End

  Move On ! Kini saatnya saya untuk move on dan mulai bangkit dari keterpurukan! No man, no cry ! Hahaha. J Kerja, kerja, kerja, anak, anak, anak, sampai akhirnya tidak terasa sudah berjalan hampir mau 2 tahun ini saya menjalani peran sebagai ibu tunggal. Siapa sangka, ternyata saya bisa lho! Luar biasa bangganya saya pada diri sendiri yang sudah bisa bertahan sampai sejauh ini (yang kalau dipikir-pikir lagi, awalnya ragu akankah saya sanggup menjalaninya). Tetapi Allah menjadikan saya sangat kuat bahkan lebih kuat dari apa yang saya pikirkan dan bayangkan sebelumnya. Setiap orang pasti memiliki masa lalu (yang kelam), termasuk diri saya sendiri. Jadi untuk apa hanya fokus memikirkan masa lalu saja, sedangkan masa depan (yang indah) sudah menanti. Masa lalu itu bukan untuk diratapi, tetapi untuk diresapi dan dijadikan pelajaran sebagai bekal untuk menjalani masa depan yang lebih baik lagi. Doakan saya agar bisa menjadi pribadi yang lebih tegar, kuat dan semangat lagi, yang...

Skala Prioritas

Berbicara tentang skala prioritas, setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda-beda. Bagiku, prioritas adalah suatu hal yang sangat penting dalam hidup. Lebih kepada hati yang bergerak, bukan lagi soal ego yang berkehendak. Semenjak takdir merubah statusku menjadi seorang ibu tunggal selama hampir 3 tahun ini, aku dituntut untuk menjadi seorang wanita dan juga seorang ibu yang lebih kuat dan tangguh, terutama dalam menentukan sebuah pilihan dalam hidup, aku harus bisa membedakan mana yang menjadi prioritasku saat ini, dan mana hal yang perlu kukesampingkan, bukan lantas hal itu menjadi tidak penting buatku, tetapi karena ada hal lain yang sudah menjadi prioritasku. ANAK! Ya, kekuatan yang selama ini aku dapatkan berasal dari anak, seorang malaikat kecil yang Allah titipkan untukku 8 tahun lalu untuk menemani hidupku benar-benar bisa menjadi sumber kekuatan untukku. Separuh jiwaku ada dia. Separuh hatiku ada dia. Separuh nafasku ada dia. Separuh hidupku juga ada dia. Anak ...