Gagal dalam pernikahan, lantas tidak menjadikan kehidupan saya gagal sepenuhnya, nyatanya saya masih bisa berdiri tegak, berjalan, bahkan berlari sampai hari ini. Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidup dengan versinya masing-masing. Pilihannya adalah ingin terus tenggelam dalam kegagalan itu, atau memilih untuk bangun, bangkit dan berdiri lagi melanjutkan kehidupan yang ada.
Alih-alih ingin mencari pendamping hidup kembali, justru saat ini saya lebih memilih menyibukkan diri dan memperbaiki diri. Fokus pada pekerjaan, fokus pada anak, dan tentunya fokus pada diri sendiri dengan melakukan hal-hal apapun yang bikin kita bahagia. Karena saya percaya, ketika kita sudah selesai dengan masa lalu kita dan kita akhirnya kembali menjadi diri sendiri dengan versi yang lebih baik lagi ke depannya, Insya Allah cepat atau lambat, ketika memang Allah sudah takdirkan kita untuk memiliki pendamping hidup kembali, masa itu akan tiba di waktu yang tepat dan terbaik nanti menurut Allah.
Karena memang beberapa orang teman ada yang sering menanyakan hal itu. Hahaha. Saya sih tidak masalah dengan pertanyaan itu, justru saya senang ada yang bertanya, karena itu adalah bukti bahwa ternyata orang-orang di sekeliling saya masih aware dengan keberadaan saya, dan saya masih dikelilingi orang-orang baik, buat saya itu sudah lebih dari cukup. Justru hal itu kadang saya jadikan sebuah candaan, memangnya kenapa kok pada nanyain soal pendamping hidup? Ada yang berminat kah sama seorang janda anak satu? Memang mau promosiin saya ke teman-teman yang masih pada jomblo? Wkwkwk.
Jodoh sejatinya adalah rahasia Allah, hanya Dia yang tahu pasti. Jodoh itu misteri. Tidak bisa ditebak dengan akal sehat manusia. Seseorang yang sering kita sebut namanya dalam doa-doa kita, belum tentu jodoh kita. Seseorang yang sudah kita incar sejak lama, juga belum tentu jodoh kita. Bisa jadi jodoh kita adalah seseorang yang sudah kita kenal dari lama dan dekat dengan kita, atau bahkan seseorang yang baru kita kenal belum lama. Tugas kita adalah teruslah menyibukkan diri memperbaiki diri, biarkan Allah yang bekerja, karena Allah tahu pasti apa yang terbaik untuk kita.
Comments
Post a Comment