Skip to main content

Kegagalan Bukanlah Akhir Segalanya

Gagal dalam pernikahan, lantas tidak menjadikan kehidupan saya gagal sepenuhnya, nyatanya saya masih bisa berdiri tegak, berjalan, bahkan berlari sampai hari ini. Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidup dengan versinya masing-masing. Pilihannya adalah ingin terus tenggelam dalam kegagalan itu, atau memilih untuk bangun, bangkit dan berdiri lagi melanjutkan kehidupan yang ada.

Alih-alih ingin mencari pendamping hidup kembali, justru saat ini saya lebih memilih menyibukkan diri dan memperbaiki diri. Fokus pada pekerjaan, fokus pada anak, dan tentunya fokus pada diri sendiri dengan melakukan hal-hal apapun yang bikin kita bahagia. Karena saya percaya, ketika kita sudah selesai dengan masa lalu kita dan kita akhirnya kembali menjadi diri sendiri dengan versi yang lebih baik lagi ke depannya, Insya Allah cepat atau lambat, ketika memang Allah sudah takdirkan kita untuk memiliki pendamping hidup kembali, masa itu akan tiba di waktu yang tepat dan terbaik nanti menurut Allah.

Karena memang beberapa orang teman ada yang sering menanyakan hal itu. Hahaha. Saya sih tidak masalah dengan pertanyaan itu, justru saya senang ada yang bertanya, karena itu adalah bukti bahwa ternyata orang-orang di sekeliling saya masih aware dengan keberadaan saya, dan saya masih dikelilingi orang-orang baik, buat saya itu sudah lebih dari cukup. Justru hal itu kadang saya jadikan sebuah candaan, memangnya kenapa kok pada nanyain soal pendamping hidup? Ada yang berminat kah sama seorang janda anak satu? Memang mau promosiin saya ke teman-teman yang masih pada jomblo? Wkwkwk.

Jodoh sejatinya adalah rahasia Allah, hanya Dia yang tahu pasti. Jodoh itu misteri. Tidak bisa ditebak dengan akal sehat manusia. Seseorang yang sering kita sebut namanya dalam doa-doa kita, belum tentu jodoh kita. Seseorang yang sudah kita incar sejak lama, juga belum tentu jodoh kita. Bisa jadi jodoh kita adalah seseorang yang sudah kita kenal dari lama dan dekat dengan kita, atau bahkan seseorang yang baru kita kenal belum lama. Tugas kita adalah teruslah menyibukkan diri memperbaiki diri, biarkan Allah yang bekerja, karena Allah tahu pasti apa yang terbaik untuk kita.


Comments

Popular posts from this blog

Agustus, untuk Harapan yang Tak Pernah Putus

  Welcome Agustus!!! Kenapa aku begitu semangat sekali menyambut bulan Agustus? Karena ini adalah bulan kelahiranku, dimana aku harus selalu bersyukur atas nikmat dan karunia yang Allah berikan untukku karena aku masih diberikan kesehatan dan umur panjang sampai hari ini. Sungguh, nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan? Dari banyaknya kesalahan dan kekhilafan kita, tapi Allah masih tetap memberikan nikmatnya untuk kita, tapi Allah masih sayang sama hamba-hamba Nya, tapi Allah selalu memaafkan dan mengampuni semua dosa-dosa kita. Agustus, untuk harapan yang tak pernah putus. Percaya nggak? Kalau kita mengulang doa-doa yang sama setiap hari setiap waktu, itu seperti seseorang yang mengayuh sepedanya untuk bisa sampai ke tempat tujuan akhirnya. Begitulah seperti doa. Jangan pernah lelah berdoa dan mengulang doa-doa yang sama. Jangan pernah malu sama Allah kalau kita punya banyak permintaan, keinginan, dan harapan. Tapi malulah kalau kita sebagai hamba Allah yang tidak berdaya ini ti...

A Day To Remember #6 - End

  Move On ! Kini saatnya saya untuk move on dan mulai bangkit dari keterpurukan! No man, no cry ! Hahaha. J Kerja, kerja, kerja, anak, anak, anak, sampai akhirnya tidak terasa sudah berjalan hampir mau 2 tahun ini saya menjalani peran sebagai ibu tunggal. Siapa sangka, ternyata saya bisa lho! Luar biasa bangganya saya pada diri sendiri yang sudah bisa bertahan sampai sejauh ini (yang kalau dipikir-pikir lagi, awalnya ragu akankah saya sanggup menjalaninya). Tetapi Allah menjadikan saya sangat kuat bahkan lebih kuat dari apa yang saya pikirkan dan bayangkan sebelumnya. Setiap orang pasti memiliki masa lalu (yang kelam), termasuk diri saya sendiri. Jadi untuk apa hanya fokus memikirkan masa lalu saja, sedangkan masa depan (yang indah) sudah menanti. Masa lalu itu bukan untuk diratapi, tetapi untuk diresapi dan dijadikan pelajaran sebagai bekal untuk menjalani masa depan yang lebih baik lagi. Doakan saya agar bisa menjadi pribadi yang lebih tegar, kuat dan semangat lagi, yang...

Skala Prioritas

Berbicara tentang skala prioritas, setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda-beda. Bagiku, prioritas adalah suatu hal yang sangat penting dalam hidup. Lebih kepada hati yang bergerak, bukan lagi soal ego yang berkehendak. Semenjak takdir merubah statusku menjadi seorang ibu tunggal selama hampir 3 tahun ini, aku dituntut untuk menjadi seorang wanita dan juga seorang ibu yang lebih kuat dan tangguh, terutama dalam menentukan sebuah pilihan dalam hidup, aku harus bisa membedakan mana yang menjadi prioritasku saat ini, dan mana hal yang perlu kukesampingkan, bukan lantas hal itu menjadi tidak penting buatku, tetapi karena ada hal lain yang sudah menjadi prioritasku. ANAK! Ya, kekuatan yang selama ini aku dapatkan berasal dari anak, seorang malaikat kecil yang Allah titipkan untukku 8 tahun lalu untuk menemani hidupku benar-benar bisa menjadi sumber kekuatan untukku. Separuh jiwaku ada dia. Separuh hatiku ada dia. Separuh nafasku ada dia. Separuh hidupku juga ada dia. Anak ...