Skip to main content

Percaya Karma?

Kalo ada yang tanya, lo percaya karma ngga sih? Jawabanku, masih sama dan konsisten, lebih percaya kalau hukum tabur tuai itu ada, dan nyata. Perbuatan apapun (baik maupun buruk) yang kita tanam, itu jugalah yang akan kita dapatkan kelak. Jadi, buatku pribadi, kalau sampai ada orang yang menyakiti dan mendzalimiku, aku lebih memilih diam (diam bukan berarti kalah), tetapi lebih kepada menyerahkan segala urusan hidupku hanya kepada Allah semata, biarkan Allah yang bekerja, karena tugas kita hanyalah memperbanyak amal baik untuk bekal kematian kita kemudian.

Karena kita ini siapa sih? Hanya manusia biasa, tempatnya salah, dosa, dan khilaf, serta jauh dari kesempurnaan. Dan, hidup hanya sekali, lalu untuk apa kita mengurusi hidup orang lain, yang tidak akan pernah bisa mengubah hidup kita bukan? Lebih baik nikmati hidup kita sendiri yang masih Allah berikan sampai hari ini, karena hari ini kita masih bisa bernafas, belum tentu besok kita juga masih bisa bernafas. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat untuk orang lain, bukan malah menyakiti bahkan mendzalimi orang lain.

Kadang sempat mikir, kenapa ya kok ada orang yang jahat ke kita? Emang kita salah apa ya sama dia? Atau dosa apa yang udah kita perbuat, sampai-sampai balasannya lewat orang lain yang menyakiti kita? Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak perlu ditanyakan, karena mungkin orang lain aja yang emang udah punya niat mau jahatin kita, mau jatuhin kita, sampai hancurin hidup kita. Bener nggak? Bener kan? Buktinya kita sampai hari ini masih bisa kan hidup sebagai manusia yang baik kepada sesama, nggak pernah sedikitpun terpikir untuk jahat sama orang lain. Jadi kalau sampai ada orang lain yang sebegitu jahatnya sama kita, ya emang dia aja yang hidupnya nggak pernah bahagia, jadi pikirannya selalu buruk untuk terus nyakitin orang lain.

Pengen banget rasanya berdoa yang buruk buat orang-orang kayak gitu, tapi untuk apa? Karena apa yang kita doakan Insya Allah akan berbalik lagi ke kita, itulah mengapa kita harus tetap mendoakan yang baik-baik meskipun orang itu sudah berbuat jahat sama kita. Cuma mikir aja, semoga suatu hari nanti dia merasakan apa yang kita rasakan, atau mendapatkan balasan yang setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukannya, karena sekecil apapun perbuatan kita di dunia akan ditanya dan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Comments